Tuesday, February 16, 2010

Dell Alienware M17x




Mobile Gadget22. Alienware m17x is a Dell notebook that is made is designed to meet the desires of the gamers. Because to play games, so do not be surprised if the specifications given relatively 'powerful'.
Driven by the Intel Extreme Quad Core Q9000, m17x is also equipped with 4GB Memory DDR3, GeForce GTX graphics card and 260M operating system Windows 7 Home Premium 64bit version. In addition, hard drive capacity 1 terabyte (TB) in the notebook is also maximized with RAID 0 mode.
Viewed from the specifications on offer, Alienware m17x detikINET received slightly different configuration from the countries of origin. There are significant differences in the graphics card used (GTX 260M). Other versions of this notebook using GeForce GTX 280m with Scalable Link Interface (SLI).
Tampilan yang Menawan

Gorgeous view
As snapper class notebook, Alienware m17x had a very attractive appearance. From design to display casing materials used.

Keyboard design used, for example, seemed quite relieved to gamers with big fingers. The existence of the numeric keypad also makes use of this notebook feel like using a desktop computer.
Ventilation m17x also arranged neatly. The heat generated will be gushing out perfectly on the back and side. As a result, the notebook will still feel cool even played nonstop.
One unique feature is the color settings for the indicator light in notebooks. All the lights, ranging from light function keys, touchpad until the Alienware logo can be changed color according to user preferences.

Then, m17x has two speakers on the front. As a result, her voice sounded very loud and clear. Even this is a notebook with the loudest voice ever dijajal ITGazine.
Alienware m17x with casing made of aluminum, so the whole 'body' in this notebook looks solid strong nan. But make no mistake, it is also an impact on the weight of this notebook is spelled out very heavy.

Although Great But Not Enough
The image quality was presented no less great. With 17-inch landscape display, this notebook capable of displaying images up to a resolution of 1900 x 1200 pixels, so images will appear bright.
However, there was a little disappointing on the screen used. The use of light space, with the position of the light source behind the user, will be very frustrating. This is because visible light reflection on the screen, sometimes like to see the surface of a mirror.
For the size of a notebook, Alienware m17x had a very good performance. Whether it when used to perform imaging or play a game heavyweights such as Resident Evil 5.
When dijajal at 1280 X 720 resolution with high detail, this notebook got through it smoothly. But it is different when played at higher resolutions. Symptoms of decline Frame per Second (FPS) was demonstrated at a resolution of 1900 X 1200. Although no significant decrease, but it is very disturbing, even more so if there is an exciting time scene.
This notebook or PC?
The sentence came out as ordinary user might see this notebook is "This notebook or PC?". Quite reasonable, considering not only high performance but also has a fairly bongsor size.
Alienware m17x also do not have the mobility values as notebooks in general. Apart from the size and weight, this device can not be practically used to play games when only relying on batteries.
Although considerable berkasitas - 9 cell - but the battery was not sufficient to support the power supply 260M GTX graphics card. As a result, when using the battery, this notebook will automatically switch to the onboard graphics card is Geforce 9400.

Like what's the difference? The results of benchmark tests with 3DMark 2006 shows the range of scores in 3000 when using the battery. But when plugged into a power source, the figure soared to 10,000 range score.
In other words, if you want to play in comfort, do not let go of the hole adapter charger provided. Add troublesome indeed, especially Alienware m17x adapter also has a very large size and weight.
Alienware m17x is the first debut in the Dell gaming laptop kacah indusri in Indonesia. Although high dibandrol prices, which range from USD 3299, this notebook will not escape the attention of loyal fans Alienware.
Pros:
  Good Performance
  Quality solid material
  Attractive design
Disadvantages:
- The screen reflects light
- Mobility disturbed adapter
- Weight

Read More  »»

Tuesday, February 2, 2010

Apple iPad




Bos Apple, Steve Jobs, memperkenalkan langsung jagoan barunya, iPad. Meski dibanderol dengan harga miring, bukan berarti piranti ini memiliki spesifikasi kacangan. Versi termurah iPad memiliki kapasitas penyimpanan 16GB dan dibanderol dengan harga Rp 4 jutaan. Harga tersebut kontan membuat para pengamat gadget cukup terkejut. Pasalnya, banyak analis memperkirakan harganya berada pada kisaran USD 1.000.

Untuk menunjang kebutuhan mobilitas para penggunanya, iPad didukung dengan beberapa fitur yang cukup menonjol, yakni:
Prosesor 1GHz Apple A4
Prosesor ini merupakan keluarga baru dari chip besutan Apple. Selain sebagai Central Processing Unit (CPU), chip ini juga berfungsi sebagai Graphic Processing Unit (GPU).

Bentang layar 9.7 inchi
Bentang layar yang dimiliki iPad adalah seluas 9,7 inchi. Meski berukuran mungil, layar berbasis LED ini mampu menampilkan resolusi hingga 1024 X 768 piksel. Selain itu iPad juga mendukung multi touch layaknya iPhone atau iPod Touch.

Flash Drive 16GB, 32GB dan 64GB
iPad memiliki media penyimpanan berupa Solid State Drive (SSD). Dengan kata lain, produk ini tidak akan mengalami kendala meski dioperasikan dalam keadaan bergerak.

Sistem Operasi
iPad menggunakan Sistem Operasi yang mirip dengan iPhone dan konon sistem tersebut merupakan varian dari Mac OS X. Ini berarti tidak ada multitasking di dalamnya.

Selain spesifikasi yang disebutkan di atas, iPad juga memiliki beberapa fitur pendukung seperti Wi-Fi 802.11n, A-GPS, sensor cahaya dan gerak, TV-Out serta dukungan akses data 3G dengan perangkat tambahan.
Read More  »»

Monday, February 1, 2010

Canon EOS 7D

EOS 7D dasarnya dibuat untuk level pengguna kelas profesional, seperti bagi fotografer profesional yang telah terbiasa menggunakan seri EOS 1D. Menyusul kesuksesan para pendahulunya yakni 10D, 20D, serta 30D nampaknya kamera ini dibuat untuk menandingi Nikon sang rival terdekat mereka dengan kamera sekelas D300 ataupun D200. Belum lagi Sony yang juga mengeluarkan A700 yang juga menjadi incaran beberapa fotografer.


Body Luar: Kesan Pertama EOS 7D

Kesan pertama saat melihat kamera ini adalah bentuknya yang telah mengalami perbedaan dengan versi pendahulunya, yakni EOS 50D serta 5D Mark II. Tentu saja semua fans EOS berharap 7D tak sekadar 'ganti baju', dengan sensor yang lebih baik belaka tentunya. Karena kini 7D telah berbekal sensor sebesar 18 MP. Jika dibanding 7D, display 50D nampak sedikit lebih tinggi. Panel yang dulunya terdapat di bagian bawah display, pada 7D telah berpindah ke bagian kiri. Kemudian tombol panel video kini telah muncul di sebelah kanan viewfinder. Rata-rata ukuran tombol pada EOS 7D kini juga sedikit lebih besar. Perubahan signifikan lain juga terletak pada desain panel lock, di sisi kanan bawah.

Dengan 'jendela' APS-C yang mirip 50D, kamera ini tentunya jeroan 7D tak berfitur sama seperti saudara tuanya tersebut. Pasalnya dalam body 7D telah dibenamkan otak ganda yakni prosesor Dual Digic 4, dengan AF sebesar 19 titik poin, serta mekanisme baru yang memungkinkan kamera ini untuk melakukan continuous shooting sekitar 8 frame rate/second. Alhasil pastinya kamera ini lebih 'pintar' dan cepat dalam menangkap suatu objek, untuk mengabadikannya dalam sebuah hasil foto. Apalagi kini kamera ini dibekali dengan lensa kit berjenis EF/ EF-S (1,6 x field crop) yang sedikit memuaskan, yakni sebesar 18-135mm. Satu hal yang sedikit disayangkan, yakni kamera ini belum full-frame.


Selain berbekal kontrol wireless flash, Canon juga masih menyediakan fitur perekaman video full HD 1080p, dengan kontrol manual lensa milik 7D tentunya. Untuk masalah display kamera DSLR ini memiliki teknologi Clear View II LCD display sebesar 3 inchi, dan dilengkapi pembesaran sebesar 1.0x serta 100% coverage viewfinder.

Dilihat dari sisi body, EOS 7D terasa sedikit berat dan mantap untuk dijinjing, apalagi dengan balutan magnesium alloy di sekelilingnya. Hal ini seolah menambah rasa percaya diri, saat mengambil foto dengan kecepatan rendah. Sebenarnya kamera ini memiliki segel-segel pelindung yang terdapat di beberapa sela-sela body magnesium aloy nya. Canon sendiri mengklaim bahwa dengan fitur tersebut kamera ini bakal 'tahan cuaca' dalam kondisi pemotretan seekstrim badai, salju, ataupun hujan.

Jeroan EOS 7D

- Sensor:
Berdasarkan data resmi Canon, EOS 7D dibekali prosesor DUal DIGIC 4, dengan CMOS sensor berukuran 22.3 x 14.9 mm, 3:2 aspect ratio, serta RGB Color Filter Array. Selain itu dijelaskan juga bahwa sensor ini masih dilengkapi dengan Built-in fixed low-pass filter (dengan self-cleaning unit).

- Format Foto dan Video :
EOS 7D dapat menyimpan gambar dengan format RAW atau JPEG dengan perincian pixel sebagai berikut:
RAW
- 5184 x 3456
- 3888 x 2592
- 2592 x 1728
JPEG
- 5184 x 3456
- 3456 x 2304
- 2592 x 1728

Sementara untuk format video, EOS 7D mampu menyimpan format berjenis file .mov dengan ukuran mulai 640 x 480 (59.94, 50 fps) untuk formay paling kecil, 1280 x 720 (59.94, 50 fps) untuk format HD, dan 1920 x 1080 (29.97, 25, 23.976 fps) untuk full HD.

- Sensitivitas ISO
Untuk ukuran ISO EOS 7D memiliki range antara 100-6400, sementara untuk mode Auto ISO nya kamera ini menjangkau 100-3200. Jika kurang, pengguna bisa melakukan push ISO hingga 12800.

- White balance & Picture Style
Mode untuk white balance adalah sebagai berikut:
- Auto (AWB)
- Daylight
- Shade
- Cloudy
- Tungsten
- White Fluorescent light
- Flash
- Custom
- Kelvin (2500 - 10000 K)

Sementara untuk picture style nya, kamera ini mempunyai mode sebagai berikut:
- Standard
- Portrait
- Landscape
- Neutral
- Faithful
- Monochrome
- User def. 1
- User def. 2
- User def. 3


CMOS 18 MP, AF 19 Titik Poin

Kamera ini memiliki sensor sebesar 18 MP. Dengan sensor APS-C tersebut, rasio noise yang dihasilkan kamera ini terasa lebih baik daripada seri EOS 50D. Canon mengklaim, mereka telah mengurangi jarak antara lensa mikro dan foto dioda yang menyebabkan cahaya lebih mudah masuk. EOS 7D juga dilengkapi Auto-Focus (AF) sebanyak 19 sensor titik poin. Pengguna juga dapat memilih mode manual titik poin yang akan digunakan. Pengoperasiannya pun mudah. Untuk masalah sistem metering Canon memiliki fitur Focus Color Luminance (iFCL) yang baru, yang mengukur warna, fokus dan luminance menyilang sebanyak 63 zona.


Port Konektivitas dan Paket Software

EOS 7D memiliki port konektivitas yang terletak di sisi kiri body kamera. Berbalut karet yang dapat ditarik, di dalamnya terdapat input mic, USB 2.0, serta mini HDMI. Sayang seperti beberapa produk lain milik Canon, EOS 7D juga tak dilengkapi kabel HDMI. Untuk masalah software, di dalam box EOS 7D juga telah disertakan beberapa software Canon EOS Solution Disk v21.0 yakni: EOS Utility 2.7, ZoomBrowser EX 6.4, PhotoStitch 3.1, picture style editor 1.6, serta Digital Photo Profesional 3.7.


Fitur Video, Full Manual Tanpa Upgrade Firmware
Tak seperti EOD 500D dan 5D Mark II yang harus mengupgrade firmwarenya terlebih dahulu, kini EOS 7D hadir dengan fitur video dengan full kontrol manual melalui shutter ataupun aperture. Feel yang didapat saat mencari gambar dengan kekuatan lensa, shutter ataupun aperture secara manual rasanya sedikit seperti menggunakan kamera broadcast sekelas XL-1, namun ini lebih compact.

Dengan format video .mov mpeg-4 AVC dari codec H.264 untuk video dan PCM 44,1 khz mono untuk audio, EOS 7D menawarkan pilihan video full HD (1080p) pada modus 24, 25 atau 30 fps. Selain itu masih ada pilihan 720p serta VGA. Modus 1080p dan 720p EOS 7D ini merekam file berukuran sekitar 5,5 MB/detik. Sementara untuk VGA adalah sekitar 2,8 MB/detik. Untuk masalah waktu Canon memberi batasan 12 menit untuk HD dan 24 menit untuk VGA.

Dengan kemampuan di atas, kamera DSLR profesional ini mampu menjadi sebuah camcorder yang lumayan mumpuni. For more info please VISIT
Read More  »»

Sunday, January 31, 2010

Nokia 5230



Nokia 5230 merupakan ponsel nokia yang bersistem operasi Symbian S60 5th edition, biasanya ponsel nokia yang bersistem operasi Symbian S60 5th edition adalah dari Seri N atau Seri XpressMusic, namun Nokia 5230 tidak termasuk di dalam dua kelompok tadi.
Tanpa embel – embel seri N dan XpressMusic, ponsel ini dipersenjatai dengan sejumlah fitur yang bisa dianggap seimbang untuk berbagai keperluan baik music ataupun bisinis. Mari kita lihat fitur – fitur yang terdapat dalam Nokia 5230.
Desain
Seperti yang sudah dibahas diatas Nokia 5230 merupakan ponsel yang bersistem operasi Symbian S60 5th edition. Artinya, ponsel ini menggunakan layar sentuh sebagai control utamanya. Secara tampilan ponsel ini memiliki banyak kesamaan dengan Nokia 5800 XpressMusic dan Nokia 5530 XpressMusic dari mulai tampilan active idle hingga ke menu dan sub menu.
Ponsel ini memiliki layar TFT sentuh resitive dengan 16,7 juta warna dan memiliki resolusi 640x320 piksel (nHD), maka tampilan layar ponsel ini pun sangat menjanjikan. Ukuran layar dari ponsel ini sebesar 3.2 inch, layar ponsel ini sudah lebih dari cukup untuk memainkan sebuah video.
Nokia 5230 menggunakan jenis layar sentuh resitive, maka ponsel ini dilengkapi dengan jotter, sama halnya dengan Nokia 5530 XpressMusic. Sebuah fitur yang sangat berguna, karena jika kita menggunakan jotter atau stylus berbentuk dongle dan diletakan sebagai gantungan ponsel, hal ini akan memberikan tingkat kenyamanan yang berbeda.


Multimedia
Semua ponsel nokia yang berbasis Symbian S60 5th edition telah dilengkapi dengan fitur multimedia yang super lengkap. Meskipun Nokia 5230 dianggap sebagai ponsel s60 5th Edition yang paling murah namun Nokia 5230 tetapi memiliki fitur multimedia yang lengkap. Seperti biasa Nokia 5230 telah dipersenjatai dengan pemutar music, video, radio dan kamera digital.
Perbedaan dengan ponsel XpressMusic s60 5th edition hanya bersifat konten saja. Sebagai contoh Nokia 5800 XpressMusic membawa sejumlah file music dan video secara default di kartu memori dalam paket penjualan, sedang Nokia 5230 tidak membawa satu track pun.
Beralih kepemutar video, 5230 tetap membawa fitur yang setara dengan Nokia 5530 XpressMusic. Mendukung format MPEG 4 dengan resolusi maksimal nHD (seukuran layar), hingga franerate 30 fps. Namun sayangnya Nokia 5230 tidak memiliki dukungan untuk memaminkan video berformat divx dan Xvid.
Nokia 5230 memiliki kamera 2 megapiksel artinya ukuran foto yang bisa dihasilkan hanya mencapai 1600 x 1200 piksel saja. Sayangnya fitur kamera Nokia 5230 tidak dilengkapi dengan kemampuan autofocus dan lampu flash. Berbeda dengan ponsel nokia s60 5th edition lainnya.
Hasil gambar dari pemotretan di dalam ruangan hasilnya tidaklah memuaskan karena tidak adanya lampu flash. Foto dipenuhi dengan noise. Sementara hasil foto di luar ruangan masih bisa dianggap bagus, standar kamera ponsel.

Konektivitas
Untuk urusan konektivitas Nokia 5230 juga tidak kalah lengkap dengan ponsel Symbian S60 5th edition lainnya. Ponsel ini telah dilengkapi dengan modem HSDPA 3,6 mbps.
Bersama Bluetooth dan kabel data, ketiganya menjadi andalan Nokia 5230 dalam melakukan koneksi ke internet dan perangkat lainnya. Namun sayang Nokia 5230 tidak dilengkapi fitur WiFi seperti yang ada pada Nokia 5800 XpressMusic.
Aplikasi
Kita tidak perlu repot untuk mencari aplikasi pelengkap untuk Nokia 5230 karena di internet telah banyak aplikasi Symbian s60 5th edition yang beredar baik yang berbayar maupun yang gratis. Karena hampir semua pengembang software telah banyak memproduksi software untuk Symbian s60 5th edition.
Secara default Nokia 5230 telah terinstall berbagai aplikasi yang menarik seperti, sejumlah aplikasi office dan GPS. Namun yang paling menarik adalah sejumlah fitur online alias Social networking semisal Facebook dan aplikasi chatting.
Hardware
Nokia 5230 dilengkapi dengan prosessor Arm 11 dengan kecepatan 434 MHz. Masih kalah jika dibandingkan beberapa ponsel bisnis Nokia terbaru. Namun sudah cukup mumpuni untuk keperluan music. Dengan dibantu oleh SDRAM 128 Mb rasanya tidak ada masalah untuk urusan kinerja.
Sementara untuk masalah daya Nokia 5230 menggunakan baterai Li-ion 1320 mAh (BL-5J). Baterai ini sanggup bertahan hingga dua hari dalam sekali charging.
Kesimpulan
Nokia berlayar sentuh atau biasa kita kenal dengan Nokia Symbian s60 5th edition kini sudah mulai terjangkau. Ponsel Nokia 5230 yang dibanderol dengan harga 2 jutaan saja. Namun tetap memiliki sejumlah fitur penting sebuah ponsel multimedia Nokia.
Satu fitur penting yang dirasa cukup kurang memuaskan yaitu masalah kamera. Seharusnya ponsel ini dilengkapi dengan sebuah kamera yang mumpuni.

Read More  »»

Wednesday, December 23, 2009

MSI Wind12 U200X


MSI lagi-lagi mengeluarkan produk seri Wind. Meski dari seri Wind, namun spesifikasi hardware yang dibawa tidak tanggung-tanggung. Sebut saja, basis platform Intel core dan juga layar display yang berukuran 12 inci.
Meski dengna layar 12 inci,namun keergonomisan notebook ini tetap terlihat. Selain itu, absennya optical drive semakin memperkuatnya sebagai komputer mobile mini sepenuhna.
Lebih jelas lagi dari komponen internal, ia menggunakan seri processor ULV (Ultra Low Voltage) dari seri Intel Pentium dengan proses produksi 45 nm. Dengan kata lain, meski ia memiliki kemampuan yang lebih tinggi dari biasanya standar Intel Atom pada notebook mini lain, namun tetap memiliki karakteristik asupan daya yang sangat hemat. Ditambah lagi dengan kapasitas memory 2 GB. Dengan menunjang mengikuti tingkatan hardware yang juga sebanding, dengan standar chipset G45. Ia sudah dilengkapi onboard grafis GMA 4500MHD yang sudah mendukung teknologi DirectX 10 secara penuh.
Read More  »»